Sponsor

Sabtu, 04 Juni 2011

Aliran Romantisme

Para pecinta seni, selain lukisan aliran naturalisme, aliran romantisme juga perlu kita simak. Berikut adalah cerita tentang aliran romantisme di Norwegia yang saya ambil dari  www.norwegia.or.id :


lukisan aliran naturalisme
Ketika Dresden kehilangan arti sebagai pusat keagamaan di Jerman selama tahun 1830, artis-artis Norwegia mengiktui J C Dahl, dan menemukan pusat baru di Düsseldorf. Generasi ini, yang dinamakan ‘the Düsseldorfers’, menyajikan karya mereka kepada masyarakat Norwegia dan karya-karya mereka dikenal dalam tradisi Norwegia sebagai Romantisme Nasional (National Romanticism). Era ini terus dihubungkan dengan karya Adolph Tiedeman (1814- 1876) dan Hans Gude (1825-1903), yang bersama-sama menghasilkan lukisan yang hingga saat ini menjadi simbol ke-Norwegiaan – Brudferden i Hardanger (‘Bridal Voyage in Hardanger’).
- lukisan aliran naturalisme -

August Cappelen (1827-1852), yang melukis pemandangan kehidupan liar di daerah Telamark, dan Lars Hertervig (1830-1902), yang menciptakan interpretasi yang lebih pribadi terhadap sebuah pemandangan merupakan contoh-contoh para pelukis Norwegia beraliran Romantisme yang mengenyam pendidikan di Düsseldorf. Figur penting lainnya dari era ini adalah Amaldus Nielsen (1838-1932), Olaf Isaachsen (1835-1893) dan Carls Sundt-Hansen (1841-1907).
- lukisan aliran naturalisme -
Aliran Romantisme menekankan perhatian pada petani, bahkan dalam lukisan tentang Norwegia Barat dan pesisir pantai, menggambarkan mereka bekerja dengan menggunakan kostum tradisional. - lukisan aliran naturalisme -

0 komentar:

Poskan Komentar